Studi Pemanfaatan Limbah PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) FABA (Fly Ash Dan Bottom Ash) Sebagai Bahan Aditif Dalam Pembuatan Batako Study On The Utilisation Of FABA (Fly Ash And Bottom Ash) Waste From Steam Power Plants As Additives In The Manufacture Of Concrete Blocks

Main Article Content

Rifansa Bintan
Romi Djafar
Rustam Anwar

Abstract

PT PLN (Persero) merupakan PT yang memastikan pasokan energi yang memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Penelitian ini adalah sebagai bahan uji coba dalam penggunaan limbah PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) FABA (fly ash dan bottom ash) sebagai bahan tambahan tambahan dalam pembuatan batako. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan persentase proporsi 3 campuran FABA dan 1 campuran tanpa FABA yaitu pada spesimen 1 fly ash 15%, bottom ash 20%, pasir 40%, semen 15%, air 10%, spesimen 2 fly ash 20%, bottom ash 15%, pasir 40%, semen 15%, air 10% dan spesimen 3 fly ash 10%, bottom ash 25%, pasir 40%, semen 15%, air 10%, untuk spesimen tanpa FABA yaitu pasir 65 %, semen 15% dan air 10%. Dari 3 variasi FABA itu mengahasilkan kuat tekan dan daya serap air tertinggi yaitu pada spesimen 3, untuk kuat tekannya sebesar 93,42 kg/cm2 dan daya serap airnya sebesar 13,32 %, dibandingakan dengan Batako tanpa FABA hanya menghasilkan daya serap air 15,62 % dan kuat tekan 85,26 kg/cm2. Tetapi masih memenuhi syarat kuat tekan mutu II berdasarkan SNI 03-0349-1989.

Article Details

Section
Articles